Wow, Suntikan Dana Kampanye Jaang Ferdi yang Terbesar, Bakal Segera Diperiksa

Wow, Suntikan Dana Kampanye Jaang Ferdi yang Terbesar, Bakal Segera Diperiksa

SAMARINDA, bekantan.co - Empat pasangan calon gubenur dan wakil gubenur Kaltim 2018 sudah mendaftarkan nomor rekening (Norek) khusus dana kampanye di KPU Kaltim. Pendaftaran norek dana kampanye tersebut dimaksud untuk memantau pergerakan dana semasa Pilgub sekaligus menghindari politik uang.


Komisioner KPU Kaltim Viko Januardhy mengatakan laporan awal dana kampanye itu sudah diterima pihaknya sejak tanggal 14 Februaru lalu. Adapun laporan dana awal diantaranya, paslon Jaang dan Ferdian tertinggi yakni Rp 1 miliar. Disusul Sofyan Hasdam dan Rizal Efendi Rp 50 juta, kemudian, Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebanyak Rp 50 juta dan terakhir paslon Rusmadi dan Safaruddin sebesar Rp 604 juta.
Setelah dilakukan laporan awal dana kampanye melalui norek khusus, kata Viko akan ada laporan jumlah penerimaan dana kampanye. Semua sumbangan dana yang masuk ke norek masing-masing paslon akan di audit oleh akuntan publik pada 20 April mendatang.


“Yang jelas semua dana kampanye paslon tetap dalam pengawasan KPU dan Bawaslu Kaltim,” terangnya, Sabtu (3/3/2018).
Menurut Viko, laporan dana kampanye ini sangat penting karena bisa berbuntut pada pembatalan paslon cagub dan cawagub jika ditemukan hal-hal yang melanggar  Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang dana kampanye pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil bupati, dan atau wali kota dan wakil wali kota 2018.


Sumbangan dari perusahaan dibatasi maksimal menyumbang Rp 750 juta. “Itu pun legalitas dari perusahaan donatur tersebut akan diaudit. Termasuk soal pendapatan atau neraca keuangan dari perusahan tersebut,” tuturnya. Kemudian, untuk perorangan maksimal Rp 75 juta.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltim menetapkan jumlah keseluruhan dana kampanye pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur 2018, sebesar Rp 93.541.‎917.200. Jumlah dana kampanye tersebut telah disepakati oleh masing-masing tim pemenangan dan liaison officer (LO) masing-masing paslon.


Viko menegaskan jika sumbangan dana kampanye yang masuk ke norek itu melebihi dari ketetapan maksimal, maka akan dikembalikan kepada negara. (Ina/nus)