Tidak Lama Lagi Jembatan Kembar Bakal Tuntas

Tidak Lama Lagi Jembatan Kembar Bakal Tuntas

 

SAMARINDA,bekantan.co - Tak hanya pembangunan jembatan di pedalaman yang menjadi prioritas Pemprov Kaltim di tahun ini. Jembatan Kembar yang melintas di atas Sungai Mahakam juga menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dituntaskan tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera)  HM Taufik Fauzi didampingi Kepala Bidang Bina Marga Joko Setiono mengungkapkan, pengerjaan proyek Jembatan Kembar sudah “on progres”.

“Sesuai kontrak, memang Desember 2018. Namun hasil rapat terakhir, Oktober sudah selesai dan November kita fokus evaluasi Tim Komite Keselamatan Jembatan agar Desember itu jembatan sudah bisa diresmikan,” katanya.

Joko menyebutkan pembangunan  Jembatan Kembar dibagi dalam tiga kegiatan yakni jalan pendekat sisi kota, sisi seberang dan jembatan (bentang tengah). Dijelaskannya progres hasil evaluasi manajemen konstruksi hingga Januari untuk jalan pendekat sisi Samarinda Kota realisasi sudah mencapai 62,13 persen dari rencana 50,19 persen atau terjadi plus pengerjaan 11,9 persen.

Sedangkan progres bentang tengah yang dikerjakan PT Pembangunan Perumahan realisasi 51,02 persen dari rencana 51,22 persen atau keterlambatan pengerjaan 0,2 persen.

Sementara jalan pendekat sisi Samarinda Seberang realisasi 42,7 persen dari rencana 61,2 atau terjadi deviasi minus 18 persen (progress pengadaan girder jalan pendekat).

Diakui Taufik, sesuai target pemasangan erection girder  jalan pendekat pada April untuk sisi seberang sementara sisi kota ditarget pada Maret. Untuk jembatan (bentang tengah) dimulai erection girder pada April sebab harus memasang temprorery pilar sebab bangunan sudah selesai.

“Saat ini jembatan bentang tengah sedang dilakukan pengerjaan khususnya perakitan rangka-rangka baja, sehingga selesai perakitan langsung dipasang erection-nya,” ujar Joko.

Dia menambahkan untuk perakitan rangka-rangka baja untuk erection diperkirakan paling lama lima bulan pengerjaan tuntas, sehingga Oktober bisa tuntas termasuk pengerjaan lantai jembatan plus pengaspalan.

“Karena itu kami berharap Oktober jembatan selesai semua secara fungsional sehingga ada kesempatan Tim Komite Keselamatan Jembatan Kementerian PU mengecek dan mengevaluasi selama November. Setelah  itu Desember peresmian,” prediksi Taufik.(Ina/nus)