Polda Kaltara Tunggu Perangkat Siap

Polda Kaltara Tunggu Perangkat Siap

TARAKAN,bekantan.co – Meski Polda Kaltara sudah terbentuk, namun hingga saat ini belum ada pelimpahan kasus yang ditangani Polda Kaltim dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kaltara, dilimpahkan ke Polda Kaltara.

Hal ini, kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kaltara, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra karena belum ada kecukupan personel di Polda Kaltara yang nantinya akan dijadikan penyidik.

Bahkan, koordinasi dengan Polda Kaltim terkait rencana pelimpahan tersebut, kata lulusan AKABRI Angkatan tahun 1993 ini belum ada juga hingga saat ini. “Sampai sekarang belum ada, koordinasi awal juga belum ada,” katanya.

Pihaknya mengaku, karena baru dilantik pekan lalu, ia pun masih dalam tahap mempersiapkan perangkat terlebih dahulu.  “Tentunya menunggu personel siap dulu, pada saat kemudian sudah siap, kita juga menunggu pelimpahan dari Polda Kaltim lagi,” ungkap perwira berpangkat melati tiga ini.

Disinggung soal berapa minimal jumlah personel yang dibutuhkan Dirreskrimsus yang dipimpinnya ini, ia hanya menjawab singkat. “Jangan tanya kepada saya, karena yang menyangkut masalah Polda Kaltara ini secara global itu Kapolda. Nah, kalau soal personel juga ada pejabatnya, Karo SDM,” jelasnya.

Kombes Pol Helmi juga menjelaskan, meskipun ruang lingkup Dirreskrimsus terdiri dari kejahatan khusus, namun dalam hal penyidikan dan pengungkapan perkaranya tidak terlepas dari urusan Direktur Reskrim Umum (Direskrimum). Salah satunya dalam hal urusan perkara yang berkaitan dengan Cyber Crime, terutama dalam pesta demokrasi Pilkada ini.

“Makanya, kami selalu bersama-sama bekerjanya. Nanti juga paling kalau sudah ada perkara yang kejadian perkaranya di wilayah Kaltara, kami yang akan menyelesaikan bersama,” imbuhnya.

Terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan yang saat ini tengah dalam penyidikan Satreskrim Polres Tarakan dan diduga melibatkan dua oknum pejabat dilingkungan Pemkot Tarakan, penetapan tersangkanya harus melalui gelar perkara ditingkat Polda. Kombes Pol Helmi menjelaskan, meskipun masih belum ada tersangka, tetap menunggu limpahan dari Polda Kaltim.

“Yang jelas, karena dalam tahap penyidikan yang bertanda tangan surat perintah penyidikan maupun jalannya proses penyidikan itu Polda Kaltim, ya kami menunggu lagi dari Polda Kaltim menyerahkan ke kami perkaranya. Setelah itu baru kami tindak lanjuti,” tutupnya. (mad/nus)