Pilkada Damai, Polres Rangkul Tokoh Masyarakat

Pilkada Damai, Polres Rangkul Tokoh Masyarakat

 

TARAKAN,bekantan.co - Upaya mengantisipasi hal tidak diinginkan, yakni gesekan pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Polres Tarakan melakukan pertemuan terhadap Tokoh masyarakat yang ada di Kota Tarakan, baik tokoh agama, maupun tokoh adat, kemarin Senin (7/5).

Dalam pertemuan tersebut, sekalian melakukan deklarasi untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai. "Dari Deklarasi tadi kita tekankan, tangung jawab keamanan, ketertiban dan kelancaran dalam Pilkada, merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pada kepolisian saja," jelas Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan, saat ditemui usai pertemuan.

Lanjutnya, selain mengumpulkan tokoh adat, masyarakat, dan agama tersebut, pihaknya juga mengumpulkan informasi dari masing-masing tokoh untuk meminta komitmen agar ikut berpartisipasi dalam menjaga kelancaran dalam Pilkada tersebut.

"Jadi tadi banyak keluhan dari para tokoh, terkait dengan mengeluarkan status di media sosial (medsos) dengan bernada provokasi dan SARA, maka dari itu mereka meminta segera untuk menindaklanjuti hal itu," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan koordinasi terhadap Diskominfo Tarakan, serta Admin grup Peduli Kota Tarakan (PDKT) di facebook.

"Kita akan Undang dan kita akan rumuskan untuk menangkal dari status atau isu yangvdikeluarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," bebernya.

Tidak hanya itu, nantinya pihak Polres Tarakan akan mengkaji lebih dalam apakah nantinya admin grup bisa dijerat dengan hukum yang berlaku, jika kedepannya masih ada isu atau status yang beredara melalui media sosial terutama di grup FB yang ada saat ini.

"Kita harapkan untuk masyarakag melakukan pencernaan terhadap dan mendewasakan diri agar tidak menerima isu yang tidak bertanggung jawan. Bila ada isu itu, harap segera melaporkan hal itu keada Kepolisian," ujarnya.

Sememtara itu, salah satu perwakilan tokoh adat yang ada di Tarakan, APH Mochtar Basri Idris selaku Kepala Adat Besar Tidung Kalimantan mengatakan, dengan adanya deklarasi pilkada damai ini, kedepannya keamanan dan kedamaian kota Tarakan bisa lebih terjaga.

"Jadi mari kita saling menjaga satu sama lain dan tidak mudah terprovokasi oleh perbuatan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, dan yang satu lagi bersainglah secara sehat,” singkatnya. (mad/nus)