Peringatan, Bolos Apel Tunjangan Bakal Dipangkas

Peringatan, Bolos Apel Tunjangan Bakal Dipangkas

 

SAMARINDA,bekantan.co - Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin beri peringatan keras untuk segenap pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda. Terutama bagi yang suka mangkir kerja serta tidak disiplin terhadap waktu kerja. Kegiatan apel pagi jadi tolok ukurnya. Bagi Sugeng, apel pagi penting bagi para pegawai untuk mendengarkan arahan sebelum bekerja selama sepekan ke depan. Dengan demikian, bagi yang tidak mengikuti apel pagi, dianggap menyalahi aturan.

"Jujur saya apresiasi karena jumlah pegawai yang ikut apel kali ini semakin bertambah. Tapi sebenarnya belum mencapai target, karena yang tidak ikut apel juga masih sangat banyak. Ini yang akan kita evaluasi ke depan," ujar Sugeng dalam arahan saat menjadi pembina apel pagi di Balai Kota Samarinda.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda ini juga menyoroti oknum Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hampir tidak pernah ikut apel. Padahal selama ini sudah sangat sering diimbau untuk bisa hadir apel setiap Senin maupun Jumat pagi.

"Seingat saya, ada kepala OPD yang hampir tidak pernah ikut apel selama saya menjabat Sekkot. Begitu pula ada beberapa staf. Dan itu saya sangat hafal betul," tuturnya.

Menurutnya, kondisi ini tidak bisa terus-menerus dibiarkan. Karena akan berpengaruh pada psikologi pegawai lainnya yang selalu rajin ikut apel. Karena itu, harus ada evaluasi dan pemberian sanksi berupa pemotongan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP).

"Ya, biar adil. Karena saya lihat ada yang tidak pernah ikut apel pagi, tapi saat dicek TTP-nya justru terima Full. Ini kan sangat tidak adil. Jadi mulai sekarang dipotong saja demi efisiensi anggaran biar untuk dipakai buat yang lain," tandasnya di hadapan para pejabat dan staf di lingkungan Pemkot Samarinda.

Pada bagian akhir, Sugeng diamanatkan menyerahkan penghargaan bagi para pemenang lomba pada HUT Pemkot Samarinda ke-58 dan Hari Jadi Kota Samarinda ke-350 tahun 2018. Itu mulai dari lomba busana, lomba menari, hingga lomba mobil rias dan lain sebagainya. (Ina/nus)