Pemerintah Diminta Sigap Tangani Longsor Brebes

Pemerintah Diminta Sigap Tangani Longsor Brebes

Pemerintah Pusat dan Daerah diminta sigap dalam menangani serta mengevakusi korban bencana longsor yang terjadi di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (22/2/2018) lalu.

“Kami harap, seluruh pihak-pihak terkait seperti BPBD, BNPB, Tim SAR, maupun Pemerintah Daerah, termasuk relawan, untuk sigap menangani longsor. Terutama untuk mencari korban yang tertimbun longsor,” kata Wakil Ketua DPR Taufik kepada Parlementaria di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Politisi F-PAN itu juga mendorong Pemerintah Daerah segera mencari solusi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan merelokasi warga yang terdampak longsor. Pemerintah juga diminta mengantisipasi agar longsor tidak terjadi lagi, bukan hanya di Brebes, namun juga di daerah-daerah lain.

“Lahan yang memiliki kemiringan cukup ekstrem, harus diantisipasi agar tidak terjadi longsor. Misalnya dengan pemasangan tiang pancang ataupun talut terhadap tanah yang berpotensi longsor. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membangun perumahan di lahan-lahan miring,” imbuh politisi asal dapil Jateng itu.

Berdasarkan info yang dilansir dari media nasional, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, pencarian korban longsor dilakukan oleh Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, relawan, dan masyarakat. Namun, Tim SAR mengalami kesulitan dalam  mencari korban karena tanah masih bergerak, material longsor gembur, tebal dan cukup luas.

Alat berat belum dapat digunakan untuk mencari korban. Kesulitan lainnya dalam pencarian adalah cuaca mendung berpotensi hujan. Prinsip safety first dijadikan pedoman tim SAR gabungan dalam pencarian korban. Hingga berita ini diturunkan, tercatat korban 5 meninggal, 18 orang hilang dan 14 orang terluka. Hingga kini, tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi korban longsor.