Motor Matic dan Motor Besar Bersenggolan, Satu Pengendara Tewas

Motor Matic dan Motor Besar Bersenggolan, Satu Pengendara Tewas

 

TARAKAN,bekantan.co - Warga Jalan P. Aji Iskandar Kelurahan Juata Laut, kembali digegerkan dengan kecelakaan sepeda motor yang merengut nyawa salah seorang pengendara yakni Ganti, pada senin (7/5), sekitar pukul 22.00 Wita.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika Ganti, dari arah Juata Laut hendak menuju ke persimpangan lampu merah Intraca dengan mengunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi KT 2604 FY, yang berhantaman dengan Risman yang mengendarai sepeda motor CBR150 bernopol KT 3453 FT dari arah berlawan.

"Jadi Ganti ini diketahui sedang dalam kecepatan yang tinggi sehingga tidak bisa mengendalikan sepeda motornya dan juga kondisi jalan yang gelap, Ganti tak melihat adanya lubang di hadapannya, namun saat sempat melihat lubang di jalan tersebut, Ganti tiba-tiba saja langsung membanting setir motornya ke arah kanan sehingga menghantam sepeda motor Risman," jelas salah satu saksi.

Sementara itu, Kanit Laka, Ipda Fandoli melalui Kepala Jaga Penerimaan Laporan Kecelakaan, Aiptu Mukhoiri mengatakan, saat dalam perjalanan ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Ganti diketahui sudah sekarat. Sehingga Ganti menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke RSUD.

“Ganti meninggal dalam perjalanan di Rumah sakit, karena lama dibiarkan di TKP, Kami pun juga mendapatkan posisi TKP dalam kondisi yang sudah berubah,” ungkapnya.

Sementara itu, Risman yang masih mendapatkan luka yang cukup terbilang serius, kini masih mejalani perawatan di RSUD Tarakan, dan Jenazah Ganti pun kini juga sudah dibawa pulang oleh pihak Keluarganya untuk disemayamkan.

“Bapak Risman ini alami luka robek dikepala sama kakinya, kalau si Ganti alami patah leher, sama dadanya alami luka memar yang cukup parah, sehingga nyawanya tidak tertolong lagi,” lanjutnya.

Kecelakaan tersebut juga kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, dan akan ditindak lanjuti oleh pihak penyidik lalu lintas unit Kecelakaan.

“Berkasnya masih kita urus, dan akan kita serahkan ke bagian penyidik, dan untuk posisi yang kurang menguntungkan ini adalah Ganti, karena dia mengambil jalurnya bapak Risman, dan sementara hanya itu yang bisa kita sampaikan,” tutupnya.(mad/nus)