Lama Jadi TO, Pencuri Alat Navigasi Diringkus

Lama Jadi TO, Pencuri Alat Navigasi Diringkus

 

TARAKAN,bekantan.co – Lama jadi Target Operasi (TO) Kepolisian, kini pelaku pencurian spesialis pencurian alat navigasi speedboat berhasil diamankan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Tarakan, pada Jumat lalu (20/4). Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Kapolsek KSKP AKP Ariantony mengatakan, pihaknya telah mengamankan tersangka berinisialkan NN, pelaku pencurian ekor speedboat milik kantor Bea dan Cukai Tarakan. "Jadi awalnya itu Unit Jatanras Polres Tarakan amankan HS, dengan kasus pencurian alat navigasi speedboat milik Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan," jelasnya.

Setelah mengamankan HS, Kantor KSKP menerima laporan adanya laporan dari Bea Cukai telah kehilangan  ekor mesin speedboat 200 PK. "Jadi kita kembangkanlah dari tangkapan itu dan ternyata HS melakukan pencurian dengan rekannya NN," lanjutnya.

Kemudian itu juga, usai mengetahui tersangka rekan HS, KSKP kepolisian melakukan penyelidikan dengan NN yang saat itu sudah lama menjadi TO KSKP tersebut dan akhirnya NN diamankan Unit Reskrim KSKP di Kelurahan Selumit. "Kita memang ikuti NN ini, saat dia berkendara kita langsung pepet dan kita amankan NN ini dipinggir jalan saat mengendarai sepeda motor," tuturnya.

Selain itu, pengakuan dari kedua terdangka tersebut, HS dan NN melakukan pencurian tersebut ketika malam hari dan setelah berhasil mengambil ekor mesin tersebut, kedua pelaku membawa barang bukti tersebut dengan berboncengan motor. "Ekor mesin itu ingin dia jual, tetapi orang yang mau membeli tidak cocok pada mesin yang dimiliki pembeli," terangnya.

Sementara itu, akibat ulah kedua tersangka tersebut, dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke empat KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. "Saat ini HS dan NN sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan," tutupnya. (mad/nus)