KPU Batasi Kampanye Akbar Hanya Dua Kali

KPU Batasi Kampanye Akbar Hanya Dua Kali

 

SAMARINDA,bekantan.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatasi pelaksanaan kampanye akbar cagub-cawagub hanya dua kali. Nantinya penetapan jadwal kampanye akbar tersebut akan disampaikan oleh KPU. 

Komisioner KPU Kaltim, M Samsul Hadi menerangkan nantinya tim masing-masing calon boleh mengajukan jadwal sendiri. Namun harus dilaporkan ke KPU terlebih dulu. Tujuannya untuk menghindari adanya benturan jadwal dengan kandidat lain. “Kami nanti yang akan menyiapkan lokasi untuk kampanye akbar. Nanti kami juga akan atur agar tidak sampai di satu tempat bagi dua paslon yang sama,” terang Samsul. Samsul menambahkan KPU akan mengatur waktu untuk rapat bersama dengan tim setiap paslon. 

Dia juga menjelaskan biasanya kampanye akbar dilakukan saat mendekati hari pencoblosan atau bahkan hari akhir kampanye pada 23 Juni. “Bisa kami undi apabila semua paslon ngotot tetap di tempat yang sama. Kalau satu hari, misalnya hari terakhir semua paslon ingin kampanye akbar, itu mungkin saja. Yang penting tempatnya harus beda. Kan unsur keamanan juga harus diperhatikan,” bebernya. 

KPU lanjutnya juga tidak menetapkan batasan dana kampanye akbar. Yang diatur oleh KPU adalah pelaporan dana kampanye secara keseluruhan. “Hanya batasan dana kampanye total keseluruhan sejak 15 Februari sampai 23 Juni,” tambah Samsul. Aturan mengenai dana kampanye itu diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) 5/2017 tentang Dana Kampanye. Untuk rapat umum atau kampanye akbar rumus sesuai pasal 12 adalah jumlah peserta dikali frekuensi kegiatan dikali standar biaya daerah.  Sumbangan bisa bersumber dari perorangan dan badan usaha atau swasta. Untuk batasan dana sumbangan parpol maupun badan usaha atau swasta dibatasi maksimal Rp 750 juta. Sedangkan calon perorangan maksimal Rp 75 juta.

Diketahui, KPU Kaltim dan Tim pemenangan empat paslon telah menetapkan jumlah maksimal sumbangan dana kampanye sebesar Rp 93.541.917.200. Angka itu merupakan kesepakatan setiap perwakilan tim pemenangan setiap calon. (Ina/nus)