Kemendag Tegaskan Pedagang Tidak Timbun Sembako

Kemendag Tegaskan Pedagang Tidak Timbun Sembako

Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional, Kementerian Perdagangan, Doddy Edward (kiri) saat melakukan sidak ketersediaan dan pengawasan harga sembako di salah satu swalayan Pasar Gusher, Rabu (25/4/2018)

TARAKAN — Jelang bulan suci Ramadhan, beberapa kebutuhan pokok disinyalir akan mengalami kenaikan harga. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag RI) melakukan sidak di beberapa pasar di Kaltara. Pusat pemantauan tersebut dilakukan di Tarakan dengan menelusuri pasar Gusher, pasar Tenguyun, serta beberapa agen daging impor.

Sekitar pukul 10.00 Wita, tim langsung melakukan sidak di pasar Gusher, dengan memantau ketersediaan sembako serta harga jualnya.

Diakui, Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kementerian Perdagangan, Doddy Edward, pihaknya sudah mengecek harga sembako tersebut. "Pasokan masih ada dan harga juga stabil," tegasnya di sela-sela kegiatan tersebut, Rabu (25/4/2018)

Lebih lanjut, kata dia, jika pedagang merasa kekurangan stok, ia sudah menginstruksikan kepada Perum Bulog untuk menyiapkan barang yang dibutuhkan. Terlebih, sembako seperti beras, gula, minyak goreng serta tepung.

"Stok ini sifatnya bukan operasi, melainkan akan berkelanjutan. Jadi terus digelontorkan. Stok terjaga, kita masih aman. Tapi kalau kurang malah infllasi," ujarnya.

Dengan memasuki bulan puasa tersebut, disinyalir para pedagang akan memanfaatkan momen. "Kami tidak mau ada yang mau ambil untung serta lakukan penimbunan. Ini juga diawasi Satgas Pangan dan harus sesuai distribusi," harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperdag dan UKM) Tarakan Tajuddin Tuwo menegaskan, harga bawang merah mengalami penurunan hingga Rp 35 ribu per kilogram. Begitu juga dengan bawah putih mencapai Rp 30 ribuan. "Ini masih stabil," katanya.

Untuk diketahui, beras jenis medium dengan harga eceran tertinggi maksimal mencapai Rp 9.950 per kilogram, dan jenis premium dengan harga Rp 11.500 per kilogram. Sementara minyak goreng dengan harga Rp 11 ribu per kilogram. Sedangkan untuk gula pasir Rp 12 ribu per kilogram. (sas)