Kembangkan Kasus Sabu 30 Gram, BNNK Amankan Tersangka Wanita

Kembangkan Kasus Sabu 30 Gram, BNNK Amankan Tersangka Wanita

 

TARAKAN,bekantan.co – Peredaran Narkotika jenis sabu yang digagalkan petugas Aviation Security (Avsec) pada 14 Maret lalu dengan menangkap 2 orang pria berinisialkan AM dan IK dengan barang bukti sebanyak 30 gram.

Kini Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan telah melakukan pengembangan yang menyasar seorang wanita yang berinisialkan YD di rumahnya di Kelurahan Gunung Lingkas.YD (29) berhasil diamankan BNNK Tarakan pada 15 Maret, sekitar pukul 17:00 Wita, usai sehari penangkapan kedua tersangka tersebut. “Jadi kita amankan YD ini hasil pengembangan dua tersangka itu. Yakni, AM dan IK,” jelas Kepala BNNK Tarakan Agus Surya Dewi, melalui Kasi Pemberantasan Ipda Angestri, saat ditemui di Kantornya, Rabu (21/3/2018).

Peran YD tersebut yakni, membantu AM mengambil barang dari Bandar. “Jadi mereka ini tetangga, YD yang ambilkan sabu itu, lalu YD berikan ke AM untuk dikirim ke salah satu yang memesan, yakni Narapidana di lapas pebelo palu,” lanjutnya.

Setelah YD menyerahkan ke AM, tidak berani membawa sabu tersebut ke Palu. Sehingga IK dipanggil untuk datang ke Tarakan dan membawa sabu tersebut ke Lapas Pebelo Palu. “Jadi YD itu mengambil barang itu pada Sabtu lalu (10/3) dan disimpan di samping rumah YD dan saat mau berangkat sabtu itu baru diserahkan ke IK dan AM untuk dibawa ke Palu,” lanjutnya.

Sementara ini, pihak BNNK Tarakan masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus sabu tersebut dan akibat ulah AM, IK dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Jadi pasal mereka berbeda. YD dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsider 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a lebih subsider pasal 131 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 Tahun penjara dan maksimal hukuman mati,” tutupnya. (mad/nus)