Pengamat Politik Akhirnya Bicara Terkait Kosongnya Bangku Wakil Wali Kota

Pengamat Politik Akhirnya Bicara Terkait  Kosongnya Bangku Wakil Wali Kota

 

SAMARINDA,bekantan.co - Meski beberapa nama calon pengganti wakil wali kota Samarinda mulai mencuat, namun tiga partai pengusung, Demokrat, PKS dan Nasdem belum menggelar pertemuan.  Pengamat Hukum Unmul Herdiansyah Hamzah mengatakan, meski posisi wali kota Samarinda sedang kosong karena cuti, PJs wali kota punya wewenang untuk merekomendasikan.

Castro sapaan akrabnya, wali kota hanya memfasilitasi usulan dari gabungan parpol pengusung untuk disampaikan ke DPRD. Dan itu bisa dilakukan oleh Pjs Wali kota.

Kewenangan itu tertera pada pasal 9 Permendagri 74 tahun 2016 tentang cuti di luar tanggungan negara bagi gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota menyatakan bahwa salah satu tugas Pjs adalah memimpin urusan pemerintahan dan memfasilitasi pemilihan, termasuk pengganti wakil wali kota.

“Ini posisinya hanya memfasilitasi, bukan mengambil keputusan strategis,” ungkap Castro.

Itu ditegaskan Pasal 176 ayat (2) itu menyebutkan frase “melalui", bukan atas persetujuan wali kota. Jadi parpol atau  gabungan parpol mengusulkan dua nama melalui wali kota untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

“Jadi otoritasnya tetap ada digabungan parpol pengusung Demokrat, PKS dan Nasdem melalui wali kota,” tegasnya.

Namun yang jadi soal, kata Castro belum ada petunjuk teknis pemilihannya karena belum ada PP turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016. “Jadi DPRD mesti buat tatib khusus untuk pemilihan wakil wali kota,” sarannya.

Diketahui, paska meninggalnya Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail membuat kursi orang nomor dua di Balai Kota kosong. Dari ketiga partai yang dikonfirmasi mengaku belum ada pembahasan resmi karena masih masa berkabung. Hanya saja obrolan sudah mulai terbangun.

Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif mengaku pihaknya masih menunggu usulan nama masuk. Setelah itu baru di proses. “Kita masih menunggu,” ungkap Alphad. (Ina/nus)