Ini Pesan Gubernur, OPD Jangan Melempem Harus Berinovasi 

Ini Pesan Gubernur, OPD Jangan Melempem Harus Berinovasi 

SAMARINDA,bekantan.co - Untuk mencapai sasaran pembangunan nasional tahun 2018 dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Jokowi-JK, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta  kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar terus melakukan penajaman pencapaian sasaran program dan kegiatan pembangunan.

"OPD harus bisa berkreasi dan berinovasi dalam melaksanakan program-programnya, sehingga dengan begitu sasaran berbagai program pembangunan yang dilaksanakan bisa terealisasi dengan baik dan tepat sasaran," kata Awang Faroek Ishak, Senin (26/3) lalu.

Selain itu, lanjut Awang Faroek, untuk mewujudkan Kaltim  yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional diarahkan mendukung penguatan  dan industri padat karya, pemberantasan ilegal fishing, ilegal logging,  peningkatan konservasi dan pemanfaatan budidaya laut, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM)  di berbagai bidang.

"Selain itu, dengan program yang dilaksanakan  hendaknya  melibatkan  masyarakat setempat melalui  pemberdayaan masyarakat di kabupaten/kota untuk menopang kemandirian ekonomi  maupun dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Awang Faroek.

Dikatakan, dalam pencapaian target program masing-masing OPD, hal yang perlu diperhatikan  adalah meningkatkan kinerja termasuk pengelolaan keuangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Kesuksesan  program di berbagai bidang  diharapkan  bisa  terlaksana dengan baik dan dinikmati masyarakat.

Awang Faroek berharap, seluruh jajaran Pemprov Kaltim terus bekerja lebih baik lagi. Sebab, untuk mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi perlu perjuangan keras agar usaha dan upaya melalui peningkatan kinerja membuahkan hasil yang maksimal.

"Saya menghendaki semua jajaran Pemprov mulai dari pimpinan, staf dan karyawan terus meningkatkan kinerja, terutama mengelola keuangan yang harus sesuai standar akuntasi pemerintah. Hal ini sangat penting untuk bisa tetap mempertahankan opini WTP," pinta Awang Faroek. (Ina/nus)