Ini Kata Arvan Terkait Dugaan Ijazah Abal-Abal Miliknya

Ini Kata Arvan Terkait Dugaan Ijazah Abal-Abal Miliknya

TARAKAN, bekantan.co - Pergantian Antar Waktu (PAW) Sabar Santuso kepada Arvan Taufiq Arsyad menuai pro kontra. Dengan adanya laporan masyarakat yang menyatakan bahwa ijazah milik Arvan diragukan keabsahannya. Bahkan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, Teguh Dwi Subagyo memastikan asal ijazah tersebut dengan langsung bertolak ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar.

Dikatakan Teguh, ia sudah melakukan verifikasi ijasah tersebut yang dibarengi dengan rapat pleno untuk mengeluarkan hasilnya. Namun, seusai rapat tersebut pada pukul 16.00 Wita, ia tidak bisa menyampaikan hasilnya ke media. "Kami kan harus bersurat dulu ke DPRD. Jadi hasilnya baru bisa kami kasih besok (Kamis/8/3/2018)," ujarnya.

Saat ditanyai terkait, apakah ada nama lain yang direkomendasikan selain Arvan, pihaknya enggan menjelaskan lebih lanjut. "Intinya sudah ada hasilnya," ujarnya.

Terpisah, Arvan mengaku ijazah tersebut sudah sesuai prosedur. Menurutnya, ijazah paket C itu terbit setelah mengikuti ujian pada tahun 2007 silam. "Kalau engga salah waktu itu di SMA 11. Saya juga kurang tahu daerahnya dimana. Kalau saya di lokasi, baru tahulah," bebernya.

Lebih lanjut, kata dia, laporan yang mempermasalahkan ijazahnya tersebut adalah hal yang lumrah dalam dunia politik. Ia juga sudah memenuhi panggilan KPU dengan membawa ijazah beberapa hari lalu. "Saya rasa engga juga (upaya penjegalan dari internal partai). Saya juga hanya tahu dari media," ungkap pria peraih suara terbanyak kelima dengan torehan 887 suara.

Dijelaskannya, saat surat keputusan (SK) dari Gubernur Kaltara sudah terbit, maka baru ia dinyatakan terpilih dalam PAW tersebut. Hingga saat ini, ia pun akan menyerahkan sepenuhnya kepada KPU dan DPRD Tarakan. "Dalam dinamika politik biasa saja. Kalau internal partai (PAN) juga normal," pungkasnya.(sas)