Ingin Bongkar GOR Segiri, Jadikan  RTH

Ingin Bongkar GOR Segiri, Jadikan  RTH

 

SAMARINDA,bekantan.co - Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang berkeinginan mengubah GOR Segiri jadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Keinginan itu dia sampaikan saat meresmikan 11 proyek infrastuktur pemkot, Jumat (23/3/2018).

Jaang mengatakan usia GOR Segiri sudah mencapai puluhan tahun. Kondisi gedung sudah tidak efektif lagi. Karena beberapa arsitek mulai rapuh. Oleh karena itu tidak maksimal lagi digunakan untuk kegiatan kegiatan olahraga. 

"Gor segiri itu saya usulkan untuk di bongkar. Karena umurnya hampir mencapai 50 tahun sejak 72 atau 70an.

Karena pikiran itu menjadi ruang terbuka," ungkapnya. 

Jaang berkeinginan lokasi itu akan jadi alun-alun besar di tengah kota. Hal itu tentu akan menunjang nilai estika kota sekaligus memperluas RTH kota. Dia mencontohkan kota-kota  besar di daerah Jawa seperti Bandung, Surabaya dan lainnya. Dengan begitu Samarinda lebih banyak disiapkan untuk wahana rekreasi bagi warga.  

Tidak hanya itu, mengubah GOR Segiri menjadi lahan RTH akan menambah luasan RTH Samarinda yang belum mencapai 30 persen. Karena RTH Samarinda saat ini masih berkisar 15 persen saja. 

Sesuai aturan 30 persen pemanfaatan RTH sendiri diatur dalam Undang-Undang No.26 Tahun 2007 tentang penataan ruang masyarakat RTH pada wilayah kota, paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota, ini membawa konsekuensi setiap lahan yang ditempati idealnya minimal 70 persen digunakan untuk bangunan, dan 30 persen untuk lahan hijau atau terbuka.

Gubernur Kaltim Awang Faroek melontarkan wacana penggantian nama Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda. Bahkan, Awang meminta agar penggunaan GOR nantinya bisa lebih luas, tak hanya sekedar menggelar kegiatan atau pertandingan olahraga.

“GOR Segiri saya usulkan namanya jadi Gedung Kadrie Oening, kita harus menghargai sejarah.  Beliau adalah Wali Kota Samarinda yang banyak berkontribusi terhadap pembangunan,” ujar Awang saat menghadiri peresmian sejumlah proyek di Samarinda.

Awang mengusulkan kepada wali kota agar penggunaan GOR nantinya, bisa lebih luas.  Hal ini kata Awang, untuk menunjang kebutuhan Samarinda yang terus berkembang menjadi kota metropolitan.  “Penggunaannya harus lebih luas.  Untuk gedung serbaguna, yang sifatnya multipurpose,” tukasnya. (Ina/nus)