Diprediksi Naik 20 Persen, Bisnis Kuliner Lebih Menjanjikan

Diprediksi Naik 20 Persen, Bisnis Kuliner Lebih Menjanjikan

 

SAMARINDA,bekantan.co - Sektor UKM khususnya bisnis kuliner masih menjadi primadona di Kota Tepian.  Bahkan diprediksi meningkat 20 persen di tahun ini. Hal itu diungkap Ketua Tangan Di Atas (TDA) Samarinda, Juni Ananda.

Juni menerangkan, dari 300 anggota TDA, 60 persennya bergelut di bisnis kuliner. Malahan ia menyebut  Samarinda menjadi magnet bagi pengusaha kuliner untuk mengembangkan usaha ketimbang Balikpapan. “Balikpapan memang kota industri, tapi Samarinda ini kota jasa dan interaksinya lebih banyak. Otomatis konsumsi makanan juga lebih tinggi,” jelasnya.

Alasan lain adalah sejumlah pengusaha kuliner lebih banyak membangun outlet baru di Kota Tepian ketimbang Kota Beriman.  Dia mencontohkan, salah satu pengusaha yang pada 2015 lalu hanya punya satu outlet.

“2017 sudah ada tujuh outlet makanan. Artinya ada peningkatan kebutuhan dari masyarakat Samarinda dan ini tentu jadi peluang bisnis,” tambahnya.

Katanya, peningkatan itu disebabkan daya beli yang mulai membaik sejak 2017 lalu. Dijelaskan pula makanan merupakan kebutuhan banyak orang sehingga pasti dicari. Hal inilah yang ditangkap para pengusaha. “Makanya saya yakin bisnis kuliner bisa meningkat dua hingga tiga tahun kedepan. Untuk tahun ini diprediksi meningkat 20 persen,” terang Juni.

Alasan lainnya adalah mulai meningkatnya pengusaha muda di sektor UKM, terutama bidang kuliner. Bahkan ada yang menjual secara tidak biasa dengan mengemas secara menarik untuk mengundang pasar. Pengemasan yang baik ini diyakini juga meningkatkan nilai produk tersebut. “Daya beli masyarakat semakin baik. Ini saatnya para pengusaha kuliner bisa bersaing sehat,” harapnya.

Juni pun berpesan kepada setiap pengusaha muda untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas produk. Ia juga berpesan agar jangan bersaing dengan merendahkan harga jual. “Persaingannya jangan siapa yang paling murah, tapi siapa yang paling berkualitas. Karena orang itu kan melihat dari taste. Oke harga agak sedikit mahal tapi dia harus dapat kesan yang berbeda dibandingkan yang murah,” jelas Juni.

“Tapi saya liat teman teman sudah banyak yang melakukan inovasi. Seperti bakso beranak lah, bisnis kuliner kreatif seperti ini yang akan mendongkrak pasar kuliner tahun ini,” sambungnya.

Dia juga membeber sektor bisnis lain yang sulit berkembang. Diantaranya usaha perkapalan dan properti. “Karena konsumen saat ini membeli yang penting-penting saja,” tutup Juni. (Ina/nus)