KM Bunga Lia I Lepas, Bea Cukai Akui Izin Berlayar Lengkap

KM Bunga Lia I Lepas, Bea Cukai Akui Izin Berlayar Lengkap

TARAKAN, bekantan.co - Setelah Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan menyita dugaan barang ilegal, kini Bea Cukai Tarakan ternyata sudah melepaskan kapal milik wanita berinisial HH tersebut.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penyuluhan Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tarakan, Wasis Salam menyatakan, alasan pihaknya melepaskan KM Bunga Lia I dikarenakan surat izin kapal tersebut sudah diterbitkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sungai Nyamuk, Kabupaten Nunukan. 

"Memang ada syaratnya (untuk berlayar), makanya kami engga bisa menindak izin berlayar dan dokumen kapal. Kan yang punya kewenangan Syahbandar Sungai Nyamuk," jelasnya saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (23/3/2018)

Diakuinya, barang Malaysia lainnya lagi, yang turut diamankan di dalam KM Bunga Lia I, masih disita dan dalam proses Barang Dikuasai Negara (BDN). Namun, soal bea dan cukai dari barang yang dibawa KM Bunga Lia I ini, ia mengaku tidak ada karena ada nota pembelian dari Sungai Nyamuk. “Kan masih kawasan Indonesia. Untuk barang lain, sudah ada di karantina (BKP)," ujarnya.

Disinggung terkait kurun waktu barang menjadi BDN, ia juga belum bisa memastikan. Pasalnya, Ketentuan tersebut tidak diatur dalam Undang-Undang. "Ini kan butuh waktu lama. Kalau HH sama AM (nakhoda) sudah kasih keterangan. Hasilnya kami laporkan ke atasan dulu," pungkasnya.

Untuk diketahui, KM Bunga Lia I diamankan pada Rabu (7/3) lalu saat sedang bongkar muat dugaan barang ilegal di Pelabuhan Tengkayu I (SDF) Tarakan.(sas)